Pekerjaan Kontraktor Bangunan Resiko Kontraktor Harus Tahu

Pekerjaan kontraktor bangunan memiliki tanggung jawab dan resiko oleh karena itu kontraktor harus tahu. Setiap pekerjaan pasti ada resikonya. Demikian juga dengan pekerjaan kontraktor bangunan. Anda harus tahu bahwa semakin besar penghasilan yang berpotensi didapatkan dari sebuah pekerjaan, maka resikonya juga semakin besar.
Nah, jika Anda berniat menjadi seorang kontraktor, Anda harus pahami dulu resikonya apa saja dan menyiapkan diri Anda dengan segala resikonya. Berikut resiko pekerjaan kontraktor bangunan yang Anda harus tahu.
Resiko pekerjaan kontraktor berupa pekerjaan tidak selesai sesuai estimasinya
Walaupun jasa konstruksi sudah direncanakan dengan sangat matang, terkadang apa yang sudah direncanakan tidak bisa diselesaikan sesuai dengan estimasinya. Hal ini menjadi salah satu aspek yang menjadi resiko pekerjaan kontraktor bangunan, khususnya jika Anda merupakan seorang kontraktor pemula.
Jika Anda merupakan seorang kontraktor dan mengalami hal tersebut, Anda sudah harus mulai berbenah. Benahi sistemnya, pasang deadline dan target terhadap karyawan yang bekerja kepada Anda. Ada beberapa sistem kerja dalam dunia konstruksi yaitu pekerja harian dan pekerja borongan.
Pekerjaan kontraktor bangunan di awali dengan pekerjaan persiapan dan diakhiri dengan penyerahan konstruksi kepada owner. Adapun kontraktor sendiri harus menentukan teknik pekerjaan pondasi sesuai jenis bangunan dan tanah galian. Pemilihan teknik pondasi akan menentukan umur dari bangunan sehingga kontraktor harus tepat dalam memilih teknik pekerjaan ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel